Connect with us

Banten

Pengerusakan Mapolsek Bayah Polda Banten

Published

on

Banten, Fakta99.com – Pada hari Sabtu, 12 mei 2018, telah terjadi aksi demo di Polsek Bayah oleh nelayan bayah, Binuangen dan Cisolok.

Kronologis kejadian di awali dengan adanya penangkapan tiga nelayan binuangen pada saat selesai mencari benur (lobster) oleh (di duga anggota dari polsek bayah) dengan menggunakan mobil avanza warna hitam pakaian preman.

Satu nelayan berhasil ditangkap, dan di masukan ke dalam mobil. Aksi penangkapan tersebut sontak dihalangi oleh dua nelayan kawannya, tetapi di tabrak oleh polisi hingga dua nelayan mengalami luka berat, dan anggota yang diduga polisi tersebut berhasil kabur.

Kejadian tersebut di lihat oleh nelayan yg lain, hingga spontan mengajak rekannya untuk melakukan aksi demo ke Polsek Bayah.

Menanggapi hal itu, Kapolda Banten Brigjen Pol. Listyo Sigit Prabowo membenarkan kejadian tersebut.

“Ya, kejadian itu benar, tadi warga merusak mobil dan fasilitas kantor Polsek Bayah,” ujar Listyo, Sabtu (12/5/2018).

Kerugian materil

  1. 1 mobil patroli di bakar

  2. 4 unit motor dinas di bakar

  3. Kantor Polsek rusak berat

  4. 1 unit mobil pelayanan rusak berat

  5. 9 motor rusak berat

Facebook Comments

Pariwisata

Gempa, Siti Noviyanti Dokter Cantik Asal Banten, Lo Dah Ngapain Untuk Indonesia

Published

on

Fakta99.com – Siti Noviyanti Dokter Muda Cantik kelahiran 16 Noveber 1992 Asal Banten bersama relawan Turun Tangan Untuk Indonesia. Cap sindirian “Lo Dah Ngapain Untuk Indonesia” dalam kaos yang dikenakannya itu sebagai kritikan bahwa kita sudah berbuat apa untuk negeri ini.

Doc. Fotto Pribadi

Menurut Siti Novianti, Di saat kita tidur dengan tenang tapi tidak dengan saudara-saudara kita di lombok. Mereka keluhkan cemas, sakit kepala, diare, batuk pilek. Namun harapan untuk sembuh dan kembali kesedia kala itu tetap ada. Ungkap Dokter Novi pada fakta99.com. Minggu, (12/08/2018).

Doc. Fotto Peribadi

Para korban yang terkena reruntuhan terpaksa di baringkan di luar menggunakan terpal dikhawatirkan ada gempa susulan. Tutur Dokter Siti Novianti yang biasa disapa akrab Ovi kelahiran Bojonegara Kab.Serang Banten ini.

Doc. Fotto Pribadi

Dalam dua pekan ini kurang lebih sudah 400 kali gempa susulan.

Doc. Fotto Pribadi

Keadaan sangat memperihatinkan bantuan-bantuan dari pihak manapun sangat dibutuhkan disni, Khususnya Logistik, Obat-obatan dan alat medis. Katanya

Doc. Fotto Pribadi

Saat ini (Ovi), lanjut Menuju lombok utara timnya akan menyisir membawa logistik dan obat2an menuju lokasi yang belum tersentuh bantuan. Tungkasnya

Hal yang sama disampaikan oleh BMKG yang dikutip dari BBC News “Lebih dari 400 gempa susulan tercatat terjadi setelah gempa 6,9 SR yang mengguncang Lombok pada Minggu (05/08) lalu. Namun sampai kapan gempa susulan terjadi dan apa yang dapat dilakukan warga untuk menghadapi guncangan-guncangan susulan ini?”.

Kebanyakan gempa susulan yang terjadi tak besar, terasa hanya seperti getaran atau goyangan kecil.

Namun satu gempa susulan pada Kamis (09/08) kembali mengguncang Lombok, dengan kekuatan 6,2 SR menambah kerusakan di pulau wisata yang sudah hampir lumpuh itu.

Sejauh ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal 321 orang dan yang mengungsi lebih dari 270.168 jiwa. Ribuan bangunan rusak.

Berapa banyak lagi gempa susulan akan terjadi dan apa yang sebaiknya dilakukan warga? Inilah sejumlah hal perlu Anda ketahui tentang gempa susulan.

Sampai kapan?

Gempa susulan diprediksi BMKG masih akan terus terjadi selama tiga hingga empat minggu ke depan, seperti diungkapkan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mataram, Agus Riyanto.

Namun prediksi ini dapat berubah kembali – setelah sebelumnya diperkirakan berlangsung selama dua minggu – tergantung data gempa susulan yang dikumpulkan BMKG yang dievaluasi setiap tiga hari.

Facebook Comments

Continue Reading

Pariwisata

Korban Gempa Lombok NTB Sudah 10 Orang Meninggal, Ada Warga Malaysia

Published

on

Fakta99.com – Gempa yang mengguncang kawasan Lombok NTB Korban jiwa hingga kini terus bertambah. Hingga pukul 09.45 WIB tercatat sudah 10 orang tewas akibat gempa itu.

Gempa dengan kekuatan 6,4 Skala Richter mengguncang wilayah Lombok, Bali, dan Sumbawa pada Minggu, 29 Juli 2018 pukul 05.47 WIB telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak gempa yang terus bertambah. Petugas BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana, relawan terus melakukan penanganan darurat.

Hingga Minggu pagi, 29 Juli 2018 pukul 09.45 WIB tercatat dampak gempa menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 40 orang luka, dan puluhan rumah rusak. Diperkirakan dampak gempa akan bertambah mengingat pendataan masih berlangsung dan belum semua lokasi terdata.

BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat, korban terbanyak terdapat di Kabupaten Lombok Timur, yakni delapan orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, 10 orang luka ringan, dan puluhan rumah rusak. Dari delapan korban meninggal terdapat satu orang warga negara Malaysia.

Identitas korban meninggal dunia, Isma Wida, perempuan berusia 30 tahun, Warga Negara Malaysia, Ina Marah, perempuan, 60 tahun, Ina Rumenah, perempuan, 58 tahun, dan lima orang meninggal dunia dalam pendataan identitas oleh petugas.

Di Kabupaten Lombok Utara terdapat dua orang meninggal dunia, dan 13 orang luka-luka dirawat di Puskesmas Senaru, dan tujuh orang di Puskesmas Bayan.

Gempa susulan juga masih terus berlangsung. Hingga pukul 09.20 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 66 kali gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil dan tidak berpotensi tsunami.

“Ini adalah hal yang alamiah di mana setelah terjadi gempa besar, akan diikuti oleh gempa-gempa susulan yang lebih kecil dalam rangka mencari keseimbangan sistem lempeng atau sesar yang ada,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui rilis yang diterima VIVA, Minggu, 29 Juli 2018.

Facebook Comments

Continue Reading

Banten

Laka Lantas Jln Raya Serang Cilegon Banten Korban Meninggal Dunia

Published

on

Fakta99.com – Telah terjadi Laka Lantas pada tanggal 24 juli 2018 pukul 07.10 Wib antara R2 dengan R4 di Jln. Raya Serang Cilegon tepatnya kp.plamunan ds.plamunan Kec. Kramatwatu Kab. Serang.

Korban meninggal dunia ini identitas korbar:

Identitas Pengemudi R2 : Honda C-BR
B-4624-NCZ
Merek : Honda
N : Bagus eka atmaja
U : Tanggerang 23-08-1993
P : Mahasiswa
A: Jl.danau tambingan I no.16 rt/rw 006/020 ds.bencongan kex.kelapa dua.
Luka : Md (Meninggal Dunia)

*identitas pengendara R4
Toyota Agya
No Pol : A-1018-VQ
N :Munawar
U : 52thn
P : wiraswasta
A :kaplink blok f no 127 kel.ciwaduk kota cilegon
Luka :-

Kronologis :
– kendaraan Honda cbr berjalan dari arah serang menuju cilegon, R4 agya dari arah cilegon menuju serang keterang saksi bahwa motor tersebut oleng dan menabrak mobil Agya yang sedang berjalan dari arah cilegon. Masyarakat melaporkan kejadian kepolsek keramat watu pukul 07.10 Wib dan anggota piket lantas mendatangi TKP.

Untuk Kejadian Laka Lantas tersebut sudah di 87 Laka Lantas Polres Serang Kota ditrima Bripda Umam

Tindakan yang dilakukan
– cek korban
– mendatangi tkp
– mencatat saksi
– mengamankan barang bukti.
– dan melaporkan kepada pimpinan.

Demikian untuk sementara yang bisa dilaporkan dan perkembangan informasi yang di dapat dari lapangan.

Vidio kiriman Warga:

Facebook Comments

Continue Reading

Iklan

Trending