Connect with us

Berita Daerah

Aktivitas Gunung Merapi Mereda, Penerbangan Ke Yogya Kembali Pulih

Published

on

Jakarta, Fakta99.com – Erupsi Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta, Jumat (11/5), disebut tak mengganggu pariwisata di Yogyakarta dan sekitaranya. Respons cepat dari instansi terkait dianggap punya peran penting.

“Yogyakarta sudah normal, sudah oke untuk dikunjungi, silakan berwisata dan mengeksplorasi Kota Gudeg Yogyakarta. Akses ke Yogya pun sudah kembali normal, bisa ditempuh dengan jalur udara, kereta, dan mobil atau darat,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Jakarta, Jumat (11/5), dalam siaran persnya.

Menpar menambahkan bahwa atraksi pariwisata di Yogyakarta pun sudah kembali normal. Ia juga meminta masyarakat untuk berwisata dengan tenang.

“Amenitas di Yogya normal. Silakan ke Yogya, hotel, homestay, resort, restoran, semuanya beroperasi seperti biasa,” aku dia.

Terkait kondisi Merapi, ia mengatakan bahwa gunung tersebut sudah dalam kondisi normal. Pendakian pun sudah bisa dilakukan hingga batas Pasar Bubrah, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian mitigasi bencana.

“Merapi sendiri sudah clear. Otoritas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak pagi sudah menetapkan bahwa aktivitas Merapi sudah normal”, terang Arief.

Ia juga mengapresiasi kesiapan dan respons cepat yang diambil oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian Perhubungan, instansi terkait, dan masyarakat setempat dalam menyediakan informasi terkini. “Sehingga aktivitas berwisata pun kembali normal,” imbuhnya.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menginstruksikan para pihak dalam penerbangan di Yogyakarta dan daerah lain yang terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Abu vulkanik tersebut dapat mengganggu penerbangan pesawat dan aktivitas di bandara. Untuk itu saya instruksikan agar semua stakeholder, baik itu maskapai, AirNav, pengelola Bandara, dan Otoritas Bandar Udara, untuk meningkatkan kerjasama dan tetap mengedepankan keselamatan penerbangan. Jangan memaksakan untuk memberi izin dan melakukan penerbangan bila masih ada debu vulkanik di jalur penerbangannya,” urai dia.

Sebelumnya, Merapi mengalami erupsi pada Jumat (11/5) pada pukul 07.40 WIB. Ketinggian erupsi mencapai 5,5 kilometer dengan letusan selama 5 menit. Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti oleh erupsi susulan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa Gunung Merapi tetap dalam status normal. Meskipun demikian, abu vulkanik yang menghujani daerah sekitar membuat PVMBG mengeluarkan VONA Merah yang mengakibatkan penutupan bandara internasional Adi Sucipto dari pukul 10.42 WIB hingga pukul 16.30 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi PVMBG, Hanik Humaida, mengatakan aktivitas Gunung Merapi sudah mereda.

“Letusan yang terjadi saat ini merupakan letusan minor yang dipicu akibat akumulasi gas vulkanik dan kemungkinan tidak akan diikuti oleh erupsi lebih lanjut,” kata Hanik.

 

Facebook Comments

Berita Daerah

DKR Pramuka Baros Kupulkan 10 Juta Bantuan Korban Palu

Published

on

Dewan Kerja Ranting Pramuka baros gelar dan Puluhan angota Pramuka turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa dan Tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Aksi penggalangan dana ini dilakukan selama dua hari dengan cara berkeliling dari rumah warga satu ke warga lainnya di sekita kecamatan baros kabupaten serang.

Misi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kang Rijal selaku ketua dewan kerja ranting baros.

Menurut kang Rijal , aksi penggalangan dana ini dilakukan merupakan bukti kepedulian para anak-anak Pramuka terhadap para korban bencana alam di Sulawesi Tengah

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa meringankan para korban di Palu, Donggala, dan Sigi,” tutur Rijal melalui sambungan via Whatsapp pada Fakta99.com, (08/10/2018).

Rijal menambahkan dana yang terhimpun oleh dewan lerja ranting Pramuka baros terkumpul sekitar 10 Juta Rupiah. Dana tersebut akan dikirim secara kolektif dengan bantuan dari organisasi lain melalui lembaga resmi yang dikelola pemerintah. tungkasnya.

Facebook Comments

Continue Reading

Berita Daerah

Bahaya Penyakit Hepatitis DPR RI & Kementrian Kesehatan Sosialisasikan Pola Hidup Sehat

Published

on

Fakta99.com -Penyakit hepatitis adalah satu dari sekian banyak ancaman kesehatan utama di dunia. Kebanyakan orang yang terinfeksi hepatitis tidak yakin bagaimana mereka bisa mendapat penyakit ini. Ditambah lagi, tidak semua orang terinfeksi penyakit hepatitis akan memiliki gejala. Biasanya mereka menyadari kondisinya di kemudian hari saat penyakit ini telah jauh berkembang.

Untuk pencegahan bahanya penyakit Hepatitis Komisi sembilan (9) DPR RI dan Kementrian Kesehatan RI gelar diskusi publik Gerakan Hidup Sehat (GERMAS) Cafe Dwiza, 13 september 2018 Cipocok Serang Banten.

Yayat Biyaro Anggota DPR RI Komisi 9 mengatakan, Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat peka terhadap kesehatan dan menjalankan pola hidup sehat. Lahirnya sebuah penyakit datang disebabkan dari pola hidup yang tidak sehat. katanya saat menjelaskan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Penempatan norma-norma dalam kehidupan seperti Norma Agama ini sangat perlu diterapkan dalam kehidupan sebab dalam hal ini sangat penting. Masyarakat akan menghindari hal-hal prilaku negatif jika ia paham dan mendalami agama. Imbuhnya.

Kasubdit Hepatitis dan ISP Kemenkes RI Dr. Sedya Dwisangka mengatakan, Hepatitis ada dua jenis yang pertama Hepatitis bisa berupa hepatitis virus (infeksi virus) atau hepatitis non-virus (hepatitis alkoholik dan hepatitis autoimun). Katanya saat menjelaskan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Hepatitis virus, Jenis hepatitis ini disebabkan oleh virus yang masuk ke dalam tubuh. Infeksi dapat terjadi melalui penggunaan jarum yang terkontaminasi virus (seperti melalui suntikan narkoba, tato, tindik tubuh, suntikan obat, atau jarum transfusi), tinggal bersama atau melakukan hubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi hepatitis, atau menjadi petugas kesehatan yang bekerja dengan pasien hepatitis juga bisa berakibat pada infeksi hepatitis. Ada juga risiko infeksi virus hepatitis jika Anda mengonsumsi sumber air atau makanan yang tidak aman. Maka kita mesti berhati-hati dalam pencegahannya imbuhnya.

Yang kedua Hepatitis non-virus (hepatitis alkoholik dan hepatitis autoimun) ini dapat melemahkan kerja hati sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi hepatitis. Bahkan, bagi yangbsering konsumsi alkohol bisa lebih mudah banyak terkena penyakit hati seperti perlemakan hati alkoholik (terlalu banyak penumpukan lemak di hati) atau sirosis (kerusakan hati).

Hepatitis autoimun terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang hati. Ini normalnya tidak terjadi, tetapi bisa menyebabkan penurunan fungsi hati dan menyebabkan kerusakan hati. Ada dua jenis hepatitis autoimun, dengan hepatitis autoimun tipe 1 lebih umum dibandingkan hepatitis autoimun tipe 2. Penderita hepatitis autoimun juga bisa memiliki gangguan autoimun lainnya, seperti penyakit Celiac, rheumatoid arthritis atau kolitis ulseratif. Tungkasnya

Dalam kegiatan ini dihadiri tokoh masyarakat Kota Serang H. Ubaidillah Kabier sebagai narasumber ratusan masyarakat se-kota serang.

Facebook Comments

Continue Reading

Berita Daerah

Antar Sodara Nikahan, Warga Asal Bayah Hilang Sekejap di Kota Cirebon

Published

on

Fakta99.com – Lebak – Adroni (65) warga asal Kampung Suwakan Desa Suwakan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten Dikabrakan hilang sekejap di Kota Cirebon. Kabar itu diceritakan Supadni yang merupakan anak dari pria paruh baya yang hilang itu.

Menurut Supadni, bapaknya hilang tepatnya di Jalan Surapandan RT/RW 07/04 Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Povinsi Jawa Barat pada Minggu (26/8/2018).

Kronologis hilangnya Adroni (65) dijelaskan Supadni saat tengah ikut mengantarkan sodara dikampungnya menikah dengan orang Cirebon dan saat itu pula bapaknya hilang sekejap tanpa ada yang mengetahui.

“Bapak itu hilang sekejap tanpa daksa di acara hajatan (nikahan) gitu. Untuk sekarang warga dan polisi setempat sedang menyelidiki hilangnya bapak saya, soalnya sampe 3 hari 3 malam tapi masih belum ditemukan” jelas Supadni yang merupakan anaknya. Selasa (28/8/2018).

Hilangnya, lanjut kata Supadni, pas kumpul di depan rumah. “Pokonya sebelum hilang juga kata-kata bapak saya ngelantur, sedangkan bapak saya itu sehat dan normal pikirannya” tuturnya.

Supandi juga mengaku ada keanehan pada sosok bapaknya sebalum hilang. “Soalnya ada kejanggalan dari ucapan bapak saya sebelum hilang, pas datang ke Kota Cirebon bapak saya ko bisa tau tentang lokasi tempat disana. Sedangkaan bapak saya belum pernah kesana sama sekali, itu yang bikin aneh” ungkapnya.

Saat ini tambah Supandi, keluarga dan pihak kepolisian sedang mencari bapak saya yang hilang. “Keluarga masih disana karena sampai saat ini belum ditemukan, kami (keluarga) juga mempercayakan seutuhnya kepada Kepolisian Kota Cirebon” tambahnya.

Ia juga berharap, semoga warga yang menemukan bapaknya segara melapor ke no kontaknya yakini bisa menghubungi pihak keluarga di No (0857-1867-1222), “saya mohon dibantu ya” harapnya.

Facebook Comments

Continue Reading

Iklan

Trending