Connect with us

Politik

Proyek Real Estate Trump Di Indonesia Mendapat Mitra Dari Pemerintah Cina?

Published

on

Fakta99.com – Trump Organization dalam proyek pembangunan di Indonesia, yang direncanakan memiliki hotel bintang enam dan lapangan golf dengan nama Presiden Trump telah membawa mitra baru: sebuah perusahaan milik negara China.

MNC Group, selaku mitra Trump pada hari Selasa (15/05) mengatakan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Metallurgical Corporation of China (MCC), sebuah perusahaan konstruksi milik negara China, untuk membangun taman bertema (theme park) di sebelah properti Trump yang direncanakan.

Hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina telah menjadi semakin tegang, dengan kebijakan administrasi Trump yang memberlakukan tarif pada barang buatan Cina.

Seorang pejabat senior Cina, Liu He, tiba di Washington pada hari Selasa untuk pembicaraan yang dimaksudkan demi meredakan ketegangan.

Kesepakatan antara perusahaan milik negara China, MCC dan pengembang Indonesia berada di bawah payung Belt dan Road Initiative China, rencana ambisius ini untuk menyebarkan uang dan pengaruh negara China di seluruh dunia dengan membiayai infrastruktur dan proyek lainnya. Inisiatif ini merupakan prioritas utama bagi Presiden Xi Jinping.

Perusahaan konstruksi milik negara China, dalam pengumuman kesepakatan itu, tidak memberikan rincian tentang perjanjian tersebut. Pengumuman, yang awalnya dipublikasikan melaui situs resminya kemudian dihapus. Perwakilan MCC menolak berkomentar.

Baik theme park dan hotel bermerek Trump dan lapangan golf 18 hole sedang dikembangkan oleh miliarder Hary Tanoesoedibjo, Bos MNC Group, dan dikemas bersama sebagai bagian dari kompleks $ 500 juta yang disebut Kota Lido yang telah dipasarkan sebagai sebuah “resort gaya hidup dan taman hiburan terintegrasi.”

Hatunggal Muda Siregar, juru bicara MNC, mengatakan taman bermain dan properti Trump adalah proyek terpisah dalam perkembangan Lido. Kesepakatan dengan perusahaan Cina untuk membangun theme park tidak termasuk pembiayaan untuk proyek tersebut, katanya.

Perusahaan akan menggunakan kontraktor yang berbeda untuk membangun resort Trump di Lido dan resort Trump kedua, dan lapangan golf di Bali, katanya. Perusahaan memiliki sumber daya sendiri untuk membiayai proyek-proyek resort tambahnya.

Tidak ada bukti bahwa perjanjian dengan perusahaan konstruksi dimaksudkan untuk mempengaruhi kebijakan Trump dalam hal apa pun. Namun, Trump telah mengancam Cina dengan tarif $ 150 miliar untuk barang-barang buatan Cina jika tidak mundur dari rencana menggunakan dukungan negara untuk membiayai generasi baru industri teknologi tinggi.

Dan Cina telah memprotes tindakan hukuman Washington terhadap ZTE, perusahaan telekomunikasi Cina, yang mengancam untuk menghilangkannya dari microchip, perangkat lunak, dan peralatan lainnya yang sangat dibutuhkan Amerika. Pada hari Minggu, secara mengejutkan, Trump mengatakan dia telah mengarahkan Departemen Perdagangan untuk menyelesaikan masalah ini untuk menyelamatkan pekerjaan Cina.

Para kritikus mengatakan, Trump menghadapi konflik kepentingan dengan terus mempertahankan bisnis real estatnya bahkan ketika ia menjabat di Gedung Putih. Dalam tuntutan hukum, anggota parlemen Demokrat dan yang lain menuduhnya melanggar klausul-klausul emulasi, yang mencegah seorang presiden menerima manfaat yang diberikan pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri.

Baik Departemen Kehakiman dan pengacara Trump mengatakan bahwa itu tidak berdasar.

Tidak ada indikasi bahwa presiden atau Organisasi Trump terlibat dalam membantu mengatur peran Cina dalam proyek Kota Lido. Kesepakatan itu pertama kali dilaporkan oleh Agence France-Presse.

The Lido resort dan theme park, sekitar 70 km dari Jakarta, adalah salah satu dari dua proyek di negara Indonesia yang telah ditandatangani oleh Trump Organization dengan Hary Tanoe Bos MNC.

Hary Tanoe 52 tahun, berada di peringkat ke-31 dalam daftar orang-orang Indonesia terkaya di majalah Forbes, dengan kekayaan bersih $ 1,1 miliar. Jaringan bisnisnya termasuk stasiun televisi, surat kabar, telekomunikasi, pengembangan lahan dan jasa keuangan.

Hary Tanoe telah menggunakan merek Trump untuk membantu menambahkan cachet ke Lido City, sebuah “resort gaya hidup dan taman hiburan terpadu” di perbukitan subur di Jawa Barat. Di bawah kemitraan dengan Hary Tanoe, dua hotel mewah dan resort golf akan menanggung nama Trump dan perusahaan Trump akan mengelolanya.

Hary Tanoe menghadiri pelantikan Donald Trump tahun lalu dan tinggal di Trump International Hotel di Washington.

Transaksi bisnis Donald Trump di Indonesia mendorong pengawasan bahkan sebelum pelantikannya, dan dia berjanji untuk tidak melakukan transaksi baru ketika menjabat Presiden.

Tetapi Organisasi Trump yang memegang proyek di Indonesia, mengatakan kontrak dengan Hary Tanoe ditandatangani pada tahun 2015 dan mengikat.

Donald Trump telah melaporkan menerima antara $ 2 juta dan $ 10 juta dalam royalti dari proyek tersebut. Pada 2016, Trump mengatakan dia menerima $ 380,952 dalam biaya manajemen dari proyek, menurut laporan keuangannya yang terbaru.

Sumber: NYtimes

Facebook Comments

Politik

Wagub DKI Jakarta Ajak Warganet Suport Berita Positif saat Asian Games

Published

on

Fakta99.com -Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemprov DKI akan langsung menangani keluhan warganet yang melaporkan jalur sepeda di kawasan GBK yang terhalang tiang listrik.

“Pasti akan ditangani. Itu harus jago sedikit. Jadi banyak yang akan timbul yang aneh-aneh seperti itu. Kalian laporin aja terus, aktifin aja di sosmed kan masuk ke CRM, citizen reporting mechanism itu langsung teregister. Paling mudah sih laporin ke dki.Jakarta.go.id karena itu dilihat semua,” kata Sandiaga di kawasan Thamrin, Selasa (31/07/2018).

Sandiaga mengatakan, ke depan makin banyak laporan warganet yang aneh-aneh. Dia mengaku tidak capek dengan segala nyinyiran warganet, namun, khusus saat Asian Games dia meminta ada gencatan senjata.

“Gak capek sama sekali. Ini kesempatan kita bersatu. BUMD tunjukkan bisa bersatu, masyarakat bisa berarti. Semua antusias. Saya juga menyerukan gencatan senjata, gerakan gencatan nyinyir masal (GNM) dengan pasukan ibu jari,” kata Sandi.

Politisi Gerindra itu meminta warganet dan media menyebarkan berita-berita positif yang membangkitkan semangat atlet, bukan kabar nyinyir atau hoax.

“Kita perlu meraih target 22 emas. Yang perlu dukungan masyarakat, kaau kita bisa angkat berita-berita inspiratif, bisa bangkitkan semangat atlet,” tandas Sandiaga.

Facebook Comments

Continue Reading

Politik

Pertemuan 4 Mata SBY-Prabowo di Kertanegara Bahas Komposisi Terkait Pilpres

Published

on

Fakta99.com – Pertemuan empat mata Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jilid II di kediaman Prabowo, Kertanegara, saat ini masih berlangsung. Keduanya melakukan pembicaraan terkait berbagai hal antara lain koalisi serta komposisi capres-cawapres di Pilpres 2019.

SBY dan Prabowo bertemu di sebuah ruangan dengan ditemani kopi. Terlihat baik SBY dan Prabowo, membawa paperyang diduga terkait program-program kerja di 2019. Nantinya program ini akan disepakati dan dikerjakan bersama.

Waketum Demokrat Syarief Hasan mengatakan, pertemuan Prabowo dan SBY kali ini akan mengkonkretkan platform yang akan diusung di 2019.

“Pertama kita ingin mengkronkretkan platform bersama, ini mulai dikupas misalnya program pemberdayaan rakyat, kesehatan rakyat, hal hal seperti ini akan dibahas,” ujar Syarief di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/07/18).

Terkait komposisi capres-cawapres, Syarief mengatakan hal tersebut akan dibahas bersama dengan seluruh partai koalisi yang lain seperti PAN dan PKS.

Nanti malam, setelah pertemuan dengan Prabowo, SBY akan menemui Presiden PKS Sohibul Iman di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Hingga saat ini, pertemuan SBY dan Prabowo masih berlangsung.
Fakta99.com kutipan kumoaran.com

Facebook Comments

Continue Reading

Ekonomi

Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi

Published

on

Fakta99.com – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menekankan bahwa Pemerintah akan terus berupaya untuk mendukung pengelolaan stabilitas makroekonomi, khususnya melalui pengendalian inflasi dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

Pembangunan infrastruktur terus didorong Pemerintah, tidak hanya di Jawa, tapi juga di seluruh wilayah nusantara. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden RI saat membuka dan memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi, 26 Juli 2018 di Jakarta.

Rakornas Pengendalian Inflasi diselenggarakan bersama oleh Bank Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan dengan mengangkat tema “Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Stabilitas Harga dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif Serta Berkualitas”.

Tema tersebut selaras dengan prioritas Pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur nasional yang pada gilirannya akan memperkuat efektivitas pengendalian inflasi. Turut hadir dalam Rakornas adalah para Menteri serta pimpinan lembaga terkait, Panglima TNI dan Kapolri, serta 532 TPID dari 34 provinsi dan 498 kabupaten/kota.

Presiden RI membuka arahan dengan menyampaikan beberapa hal untuk menjadi perhatian bersama. Ketidakpastian ekonomi global yang tinggi perlu untuk terus diantisipasi karena dapat mengganggu keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, perlu dilakukan perbaikan neraca transaksi berjalan melalui peningkatan produk berbasis ekspor maupun substitusi impor, termasuk sektor pariwisata.

Presiden RI juga menekankan pentingnya peran Pemerintah Daerah untuk mendorong investasi dan pembangunan infrastruktur konektivitas serta kemudahan berusaha melalui penyederhanaan dan percepatan perizinan antara lain dengan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, murah, dan memberi kepastian (Online Single Submission/ OSS).

Lebih lanjut, Presiden RI juga menekankan perlunya upaya pengendalian inflasi melalui upaya mewujudkan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi. Dalam kaitan ini, Presiden RI menggarisbawahi pentingnya upaya untuk mendorong perdagangan antardaerah sehingga daerah yang mengalami surplus barang dapat memberikan pasokan ke daerah lain yang mengalami defisit.

Upaya mendorong pembangunan pasar-pasar pengumpul di berbagai daerah juga perlu terus dilakukan untuk mengurangi biaya transportasi perdagangan antardaerah. Selain itu, untuk menjaga ketersediaan pasokan, Presiden RI menekankan pentingnya peran Kepolisian Republik Indonesia untuk turut menjaga berjalannya mekanisme pasar antara lain dengan mencegah terjadinya penimbunan barang yang berlebihan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia dalam laporannya secara ringkas menyampaikan beberapa capaian penting pengendalian inflasi. Inflasi nasional selama tiga tahun terakhir (2015-2017) dapat dijaga berada dalam kisaran target 4,0±1%, didukung oleh capaian inflasi di seluruh kawasan.

Realisasi inflasi volatile food juga semakin menurun, bahkan pada 2017 mencatatkan angka terendah dalam 13 tahun terakhir (2005-2017). Pencapaian penting pengendalian inflasi ini merupakan buah dari koordinasi kebijakan yang semakin kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Bank Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melalui berbagai program inovatif yang telah dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID). Hingga pertengahan 2018, inflasi tetap terkendali dalam rentang sasaran 3,5±1%. Bahkan, realisasi inflasi periode Idul Fitri 2018 lebih rendah dibandingkan tiga tahun terakhir (2015-2017). Keberhasilan ini sangat penting karena menentukan capaian inflasi di akhir tahun ini dan tahun-tahun ke depan. Konsistensi kita dalam mengendalikan inflasi perlu dipertahankan, mengingat sasaran inflasi ke depan akan semakin rendah hingga 3,0±1% pada 2020-2021.

Pada Rakornas kali ini, Presiden RI juga menyerahkan penghargaan TPID Terbaik dan TPID Berprestasi kepada daerah-daerah dengan kinerja terbaik di tahun 2017.

Facebook Comments

Continue Reading

Iklan

Trending