Connect with us

Teknologi

Jika Aplikasi Tik Tok Ingin Dibuka, Menteri Kominfo Ini Syaratnya

Published

on

Fakta99.com – Menteri Komunikasi dan informasi Rudiantara di datangi Manajemen Tik Tok sore tadi Rabu 04/07/18 untuk membahas soal pemblokiran aplikasi streaming video tersebut. Dari pertemuan ini, Tik Tok berkomitmen untuk mengikuti permintaan dari Kemkominfo agar blokirnya bisa segera di buka.

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan, ada dua permintaan yang harus dipenuhi manajemen Tik Tok agar layanannya bisa dinormalisasi di Indonesia. Pertama, Tik Tok diminta untuk membersihkan konten negatif di platform-nya, kedua, Tik Tok diminta untuk menaikkan batas umur pengguna aplikasinya.

Apabila dua permintaan itu telah terpenuhi, maka pemblokiran Tik Tok bisa dibuka kembali secepatnya, bahkan bisa besok pagi, kata Rudiantara.

“Mereka bilang akan cek secepatnya malam ini dan menyampaikan komitmennya untuk ke depannya. Secepatnya bisa dibuka. Bisa besok pagi sudah dibuka (blokir Tik Tok),” paparnya, di Gedung Kominfo selepas pertemuan dengan manajamen Tik Tok, Rabu (4/7).

Selain itu, Rudiantara juga meminta manajemen Tik Tok untuk membuka kantor operasional di Indonesia agar komunikasi bisa terjalin lebih cepat dan mudah ke depannya. Tik Tok diketahui saat ini telah memiliki sekitar 20 karyawan yang mengurus aplikasi ini di Indonesia.

Lanjut Rudi, Aplikasi Tik Tok memang sedang buming terutama dikalangan anak muda akanbtetapi di dalam aplikasi tersebut dinilai banyak mengandung konten negatif bagi anak-anak dan ini sangat tidak baik.

Pihaknya mengklaem apa yang kami lakukan bukan semerta merta akanbtetapi Langkah ini diambil Kemkominfo setelah koordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Paparnya

Zhen Liu, SVP ByteDance, selaku induk perusahaan dari Tik Tok mengatakan, ia percaya diri aplikasi Tik Tok bisa kembali aktif di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk menaati peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk soal memoderasi konten.

“Kami berkomitmen untuk memoderasi konten kami. Kehadiran kami di sini untuk menunjukkan komitmen kuat kami untuk menyediakan platform yang lebih baik di Indonesia,” ujar Liu, di tempat yang sama.

Lanjutnya sebagai upaya mereka memenuhi permintaan Kemkominfo, Liu menjelaskan batas umur pengguna aplikasi Tik Tok di Indonesia akan dinaikkan menjadi 16 tahun. Sebelumnya, Tik Tok mematok pengguna yang bisa bergabung di aplikasinya harus berusia 12 tahun. pungkasnya

Facebook Comments

Ragam Berita

Saham Twitter Melonjak

Published

on

Fakta99.com – Anggap saja yang paling “mirip” untuk sebuah saham: Twitter Inc bergabung dengan indeks acuan S & P 500 AS, mendorong harga saham perusahaan media sosial naik 5 persen pada Selasa (5/06) karena permintaan naik dari investor ekuitas.

Saham Twitter melonjak setinggi $ 40,16 selama sesi Selasa, tertinggi dalam lebih dari tiga tahun, setelah Indeks Dow Jones S & P mengatakan pada Senin bahwa saham akan ditambahkan ke indeks S & P 500 sebelum perdagangan dibuka pada Kamis.

Stok itu menggantikan Monsanto Co, yang dibeli oleh Bayer AG Jerman.

Penambahan indeks memberikan keunggulan baru ke situs mikro-blogging, yang memiliki lebih dari 330 juta pengguna aktif bulanan dan merupakan platform favorit untuk Presiden AS Donald Trump dan selebriti lainnya.

Volume perdagangan di Twitter pada hari Selasa dengan cepat mencapai 40 juta saham. Itu sudah melampaui volume harian rata-rata dari 10 sesi terakhir dalam sekitar setengah jam pertama setelah pasar dibuka.

“Indeks S & P 500 tidak diragukan lagi merupakan indeks terlacak di dunia,” kata Dave Nadig, direktur pelaksana berita dan penerbit analisis ETF.com. “Semua investor itu sekarang harus memiliki saham Twitter apakah mereka mau atau tidak.”

S & P 500, yang dirancang untuk mengukur segmen topi besar dari pasar saham AS, sering dianggap sebagai proxy untuk pasar itu sendiri. Perdagangan yang diperdagangkan dan reksa dana dengan aset lebih dari $ 700 miliar melacak S & P 500, menurut layanan penelitian Lipper.

Dana yang dibandrol ke S & P 500 harus membeli sekitar 77,6 juta saham Twitter, menurut Ivan Cajic, wakil presiden Index & ETF Research di ITG.

“Pasar sangat bagus dalam menentukan harga barang-barang ini dengan sangat akurat,” kata Nadig, bereaksi terhadap perdagangan berat Twitter menjelang penambahan resmi ke indeks.

Harga saham Twitter naik lebih dari dua kali lipat selama setahun terakhir. Perusahaan ditutup pada hari Senin dengan nilai pasar $ 28,5 miliar, melebihi 60 persen perusahaan di S & P 500.

Saham Netflix, yang akan menggantikan Monsanto di indeks S & P 100 terpisah, naik 1,6 persen.

Twitter menjadi publik pada November 2013. Penunjukan S & P-nya muncul setelah perusahaan menunjukkan peningkatan pertumbuhan pengguna dan tren positif dalam pendapatan iklan, kata Daniel Morgan, manajer portofolio di Synovus Trust di Atlanta.

“Twitter selalu menjadi perusahaan di titik puncak,” kata Morgan. “Presiden ada di Twitter dan semua selebritis ini, dan orang-orang mengikutinya, tetapi kemudian Anda melihat angka pada laporan penghasilan mereka, dan mereka selalu memiliki pertumbuhan pengguna yang sangat datar.”

Morgan mengatakan penambahan pada S & P 500 dapat memberi tekanan lebih pada perusahaan untuk melaporkan hasil yang solid.

“Anda harus memberikan gengsi yang Anda peroleh dengan menjadi patokan,” kata Morgan.

Facebook Comments

Continue Reading

Berita Internasional

Facebook Akan Menghapus Fitur Trending Topik

Published

on

Fakta99.com – Facebook Inc mengatakan pada hari Jumat (01/06) akan menghapus fitur topik ‘Trending’ yang mengumpulkan berita populer dari jejaring sosialnya, karena bertujuan untuk memastikan pengguna melihat berita dari sumber yang dapat dipercaya dan berkualitas.

Langkah ini, efektif minggu depan, datang pada saat jaringan sosial terbesar di dunia sedang memerangi penyebaran berita palsu di platformnya, yang di beberapa tempat menjadi pusat distribusi berita.

Trending menyumbang kurang dari 1,5 persen klik ke penerbit berita rata-rata, Facebook mengatakan di sini di posting blog, menambahkan perusahaan sedang menguji cara untuk menampilkan berita termasuk ‘melanggar label berita’ dan ‘hari ini di’, bagian khusus untuk lokal berita.

Kualitas berita di Facebook telah dipertanyakan setelah dugaan operasi Rusia, spammer nirlaba dan lain-lain menyebarkan laporan palsu di situs, termasuk selama kampanye pemilihan AS tahun 2016.

Facebook dalam beberapa tahun terakhir membuat perubahan pada fitur Trending topics untuk menghindari bias ideologis atau politik.

Facebook Comments

Continue Reading

Ragam Berita

Pertemukan Investor dan Startup, Wujudkan Indonesia Digital Paradise

Published

on

Fakta99.com – Forum antara investor global dan lokal dengan startup digital Indonesia ini sukses membuka peluang investasi dan pendanaan sektor ekonomi digital. Lebih dari 1000 pertemuan yang terjadwal berlangsung, dan terus berlanjut untuk wujudkan Indonesia as A Digital Paradise

Pemerintah Republik Indonesia menargetkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di kawasan Asia pada tahun 2020. Sejak awal tahun 2016, Presiden Joko Widodo telah menetapkan misi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia. Melalui Roadmap e-Commerce dan Program Startup Digital, kementerian dan lembaga pemerintah, pemangku kepentingan serta unicorn dan perusahaan rintisan (startup) berkolaborasi untuk memastikan valuasi industri ekonomi digital pada Tahun 2020 bisa mencapai USD 130 Miliar.

Saat ini Indonesia telah memiliki empat unicorn, perusahaan teknologi digital yang memiliki valuasi lebih dari USD 1 Miliar, yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak. Melalui The 1st Next Indonesia Unicorn (NextICorn) International Summit 2018, Pemerintah dan Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO) menyediakan forum untuk mempertemukan start-up Indonesia memiliki potensi besar dengan investor-investor luar negeri dan dalam negeri untuk menciptakan unicorn baru dari Indonesia.

Dalam forum itu pula, empat Unicorn Indonesia pertama kalinya duduk satu panggung. Mereka menjadi pembuka gerbang Indonesia Digital Paradise, platform yang memungkinkan investor global dan nasional mengembangkan ekonomi digital di Indonesia serta perusahaan teknologi rintisan (startup) tumbuh dan berkembang dengan kemudahan regulasi dan kepastian pendanaan.

CEO Go-Jek Nadiem Makarim, CEO Traveloka Ferry Unardi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dan CEO Bukalapak Achmad Zaky mengajak investor memahami dan memanfaatkan potensi ekonomi digital di Indonesia. Tak hanya itu, dalam sesi Lane of Fame of Unicorn Indonesia pada ajang 1st NextICorn International Summit, mereka berbagi pengalaman mengelola startup menjadi unicorn.

“Teman-teman (CEO) Unicorn hadir di sini adalah fungsi yang sangat heroik. Mereka datang untuk mempromosikan di belakangnya adalah saudara-saudara mereka dari Indonesia, ada sekitar 70 startup dari Indonesia,” tutur staf khusus Menteri Kominfo yang juga menjadi Deputy to the Chairman of NextICorn Board, Strategy Formulation & Coordination, Lis Sutjiati

Dengan mengusung tema “Voyage to Indonesia as Digital Paradise”, Forum The 1st Nexticorn International Summit telah menghadirkan 98 investor dari 67 perusahaan pemodal ventura. Setiap investor yang datang dipilih yang memiliki reputasi dan track record melahirkan unicorn-unicorn dunia. Top-tier pemodal ventura global tersebut antara lain Sequoia, Tencent China, East Ventures, Appworks, serta investor lokal seperti Alpha JWC, Convergence, Kejora, dan Venturra.

Pada hari Kamis (10/05/2018) lalu, telah membukukan sekitar 1023 jadwal pertemuan terkonfirmasi yang melibatkan lebih dari 200 partisipan. Pertemuan ini diharapkan membuka peluang investasi dan pendanaan untuk startup digital dan pada gilirannya akan memunculkan unicorn baru di Indonesia.

“Sebelumnya belum pernah terjadi di Indonesia dalam satu event dengan meetup sebanyak ini. Ini menunjukkan ketertarikan para investor baik luar negeri maupun dalam negeri. Ini bentuk pengakuan Indonesia Digital Paradise,” tambah Lis Sutjiati.

Kolaborasi ini merupakan upaya bersama Pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mencarikan solusi atas permasalahan pendanaan yang dialami startup digital, terutama startup yang berada di Zona Missing Middle atau Series B.

Fakta menunjukkan, pemilik startup umumnya relatif mudah dalam mendapat pendanaan di awal, yang biasa disebut Series Pre-A atau Series A, namun akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan pendanaan berikutnya dengan kisaran pendanaan diatas USD 1 Juta.

Sementara di sisi lain, investor dari perusahaan pemodal ventura kerap mengalami kesulitan untuk menemukan startup yang layak untuk didanai. “Kita sering dapat pertanyaan ini dari investor luar, ‘Saya punya waktu dua – tiga hari di Jakarta, start-up mana yang sebaiknya saya temui?’ Kita juga melalui masalah di mana butuh waktu lama bagi start-up untuk bisa menemukan investor dan pemodal yang tepat baginya,” jelas Rudy Ramawy, Chief of NextICorn’s Portfolio Committee for VC Classification and Start-up Curation.

Lebih lanjut Rudy Ramawy menjelaskan forum ini merupakan usulan bersama dari rekan-rekan di industri start-up kepada pemerintah. “Waktu Pak Menteri (Menkominfo, red.) tanya bagaimana pemerintah bisa ikut bantu, jawaban kami satu, yaitu membuat suatu platform yang dapat mengkurasi dan memfasilitasi start-up,” jelas Rudy.

Permudah Investasi, Ciptakan Unicorn

Laporan Kuartal I Badan Pusat Statistik Tahun 2017 menyebutkan peningkatan ekonomi Indonesia didominasi dari masuknya angka investasi domestik maupun global. Oleh karena itu, penegasan peran Pemerintah sebagai fasilitator menjadi keniscayaan, karena tuntutan perkembangan teknologi.

“Saya baru menyadari yang kita miliki sekarang adalah ekonomi. Bukan lagi new economy, digital economy, melainkan the economy,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang juga sebagai Chairman NextICorn Advisory Board, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali, Rabu (09/05/2018) pagi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong, yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo dalam Pembukaan 1st NextICorn International Summit menyampaikan selama empat tahun terakhir, Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia didominasi oleh dua sektor, yaitu pertambangan (smelting) dan ekonomi digital. “Jadi sektor ekonomi digital menjadi penyelamat FDI Indonesia. Saya sangat berharap banyak ini bisa berlanjut,” katanya.

Thomas Lembong menyebutkan peran pemerintah dalam memastikan investasi sektor digital bisa berlanjut teramat penting. Dalam sektor digital, mengutip pengalaman berbagai negara, ia menilai ada dua prinsip utama yang harus didukung pemerintah terhadap industri startup melalui instrumen kebijakan, yaitu light touch regulation dan safe harbour policy.

“Light touch berkaitan dengan regulasi, pentingnya untuk pemerintah tidak ikut campur dan mencoba meregulasi segala hal, agar semakin banyak inovasi yang dapat tumbuh di negara ini. Ini juga menjadi perhatian Presiden bagaimana birokrasi memperbaiki beragam peraturan yang ada. TIdak terlalu banyak aturan,” jelas Thomas.

Kepala BKPM melanjutkan, pemerintah juga harus melindungi dari sisi potensi kegagalan melalui safe harbour policy. “Prinsip dasar yang harus kita pahami bagi pembuat kebijakan adalah, inovasi muncul dari percobaan dan pengalaman, yang juga berkaitan dengan kegagalan. Pemerintah harus bisa menciptakan rasa aman bagi industri startup untuk menghadapi kegagalan, dan bagaimana mereka bisa mengimplementasikan dari kegagalan tersebut,” jelasnya.

Menurut Menteri Rudiantara, Kementerian Kominfo telah menerapkan light touch regulation. “Dimana pemotongan sistem birokrasi bagi pelaku bisnis digital dengan hanya mendaftarkan bisnisnya saja secara online tanpa perlu meminta izin lagi,” tegasnya.

Oleh karena itu, Menteri Rudiantara mengajak para investor utama yang telah mencetak para unicorn Indonesia sebelumnya dapat melebarkan pasarnya melalui startup lainnya. “Kalian harus segera berinvestasi di Indonesia sebelum tougher time yang akan datang di Indonesia seperti kata Pak Tom sebelumnya. Kami punya perkembangan ekonomi yang konsisten, sekitar 5%,” ajaknya.

Menteri Kominfo menegaskan upaya pemerintah menjadi fasilitator pengembangan ekonomi digital. “Pemerintah khususnya Kementerian Kominfo di satu sisi sebagai regulator saat ini lebih membesarkan perannya sebagai fasilitator bahkan akselerator untuk tumbuhnya ekonomi digital nasional dan menjadikan Indonesia Digital Paradise, menciptakan unicorn-unicorn selanjutnya,” katanya.

Secara khusus, melalui Program NextICorn yang akan berlanjut dengan forum pertemuan antara investor dan startup potensial berikutnya. “Melalui fasilitasi pertemuan antara investor internasional dan nasional dengan startup yang berpotensi besar menjadi unicorn, diharapkan pendanaan terhadap sektor ekonomi digital akan terus tumbuh untuk menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia,” jelasnya.

The 1st NextICorn International Summit melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bank Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO) dan Global Consulting Firm EY.

Facebook Comments

Continue Reading

Iklan

Trending