Connect with us

Ragam Berita

David Hawkins: “Jika Frekuensi Cinta Kasih Di Bawah 200 hz, Maka Manusia Mudah Terserang Penyakit”

Published

on

Fakta99.com – Ilmuwan USA, Professor David Hawkins, merilis hasil risetnya yg paling mutakhir yg menggemparkan, tentang Manusia. Ternyata sel-sel kanker paling takut dgn rasa CINTA KASIH. Penelitiannya juga menemukan bahwa banyak orang sakit karena kekurangan cinta kasih.

Professor David Hawkins adalah dokter terkenal, dia telah mengobati banyak orang sakit dari berbagai belahan dunia.

Begitu memeriksa seorang pasien, dia sudah tahu mengapa orang itu sakit. Karena di dalam tubuhnya tidak ditemukan sedikitpun cinta kasih dalam dirinya, yg ada hanya _penderitaan, keluhan & deraian air mata yg menyelimuti seluruh tubuhnya.

Professor Hawkins mengatakan : Kebanyakan orang_ sakit karena di dalam dirinya tidak ada hati yg penuh dgn CINTA KASIH YG TULUS & IKHLAS. Yang ada hanya kesedihan & deraian air mata. Getaran magnet kasih di bawah 200 hertz menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit.

David Hawkins mendapati bahwa kebanyakan orang sakit SELALU menggunakan pikiran negatif. Jika frekuensi cinta kasih seseorang di atas 200 hz maka dia tidak akan sakit.

Pikiran atau emosi negatif mana yg ada di bawah getaran 200 hz? Yaitu:

suka mengeluh

suka menyalahkan orang lain

dendam pada orang

Jika pikiran itu yg menguasai pikiran seseorang berarti magnet cinta kasihnya hanya ada di sekitar 30-40 hz saja.

Proses tidak putus-putusnya menyalahkan orang lain telah menguras sebagian besar energi kehidupannya (Life force energy ), sehingga frekuensi cinta kasihnya berada di bawah 200 hz.

Orang seperti itu SANGAT MUDAH mengidap berbagai jenis penyakit. Frekuensi paling tinggi ada di angka 1000 dan yg paling rendah berada di angka 1.

Beliau mengatakan di dunia ini dia telah melihat orang yg punya frekuensi positif di atas 700 hz maka kekebalan tubuh & vitalitasnya sangat tinggi. Jika orang seperti itu tampil di suatu tempat maka ia bisa mempengaruhi frekuensi positif di daerah itu.

Seorang yg berkebajikan tinggi, jika muncul di suatu tempat maka frekuensi di tempat itu pun menjadi positif & sangat tinggi. Semua orang yg hadir di tempat tersebut akan merasakan getaran cinta kasihnya yg sangat tinggi, semua orang merasa nyaman & sangat tergugah di dekatnya.

Pada saat orang yg memiliki getaran aura positif tampil di suatu tempat, maka dia akan menggerakkan semua orang, & seluruh makhluk hidup yg ada di tempat itu menjadi tenteram, nyaman, & damai.

Namun saat orang memiliki pikiran negatif muncul di suatu tempat, bukan saja akan mencelakai dirinya sendiri tetapi juga bisa menyebabkan AURA POSITIF ditempat tersebut memburuk & berubah menjadi negatif pula.

Professor Hawkins telah melakukan berpuluh kali riset kasus & penelitian pada orang yg berbeda namun jawabannya serupa, yaitu :

Asal getaran frekuensinya berada di bawah 200 hz maka orang itu pasti “sakit”. Tapi jika berada di atas 200 hz maka orang itu “sehat”.

Mereka yg di dalam dirinya dipenuhi dengan hati yg welas asih, cinta kasih, suka beramal, gemar sedekah, mudah memaafkan, lemah lembut, santun, terbukti frekuensi magnetiknya berada pada kisaran 400-500 hz.

Sebaliknya, mereka yg suka membenci, emosional, menyalahkan orang lain, marah, dendam, iri hati, menuntut orang lain, egois dalam semua hal, hanya memikirkan kepentingan pribadi, tidak pernah memikirkan perasaan orang lain; orang seperti itu punya frekuensi magnetik yg paling rendah.

Hal inilah yg jadi penyebab awal timbulnya penyakit kanker, sakit jantung & penyakit kronis lainnya.

Professor Hawkins memberitahukan kepada kita dari sudut pandang medis bahwa pikiran itu sangat luar biasa pengaruhnya terhadap kesehatan & penyakit seseorang.

Facebook Comments

Nasional

Kemana? Terpidana Korupsi Wawan dan Fuad Amin, Tak Ada di Sel Lapas Sukamiskin

Published

on

Fakta99.com – Kemana? Terpidana kasus korupsi Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tidak ada di sel ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) operasi tangkap tangan (OTT) Kalapas Sukamiskin Wahid Husein.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (SesditjenPAS) Liberti Sitinjak mengatakan, Sabtu sore kemarin Wawan sudah kembali ke Lapas Sukamiskin, sedangkan Fuad Amin masih dirawat di rumah sakit.

“Ada dua warga binaan permasyarakatan yang tidak di tempat, Wawan dan Fuad Amin. Pendalaman sampai (Sabtu) pukul 16.30 WIB, Wawan sudah kembali ke lapas dari rumah sakit sedangkan Fuad Amin masih di dalam status rawat inap di rumah sakit,” ujar Liberti di Jakarta, Sabtu (22/o7/18) malam. Dikutip fakta99.com dari Antara.

Terkait kejadian tersebut, dia mengatakan pihaknya akan lebih mendalami hal-hal terkait perizinan berobat ke luar. Kemenkum HAM juga akan memperinci lagi terkait kemungkinan narapidana sering keluar lapas untuk pelesir.

“Dari rumah sakit, seperti Fuad Amin sudah kami dapatkan data bahwa yang bersangkutan memang rawat inap dan kami sudah punya data. Sedangkan yang lain kami masih akan tunggu data untuk lebih dapat didalami,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kemenkum HAM, Sri Puguh Budi Utami juga mengatakan dua narapidana korupsi yang tidak di dalam lapas saat OTT menjalani perawatan di rumah sakit.

“Fuad memang dirawat di Rumah Sakit Borromeus, masih ada di sana. Kalau Wawan sudah kembali ke Lapas Sukamiskin,” ujar dia.

Facebook Comments

Continue Reading

Ragam Berita

Berbagi Lewat Sosmed

Published

on

Fakta99.com – Zhang Xin, wanita cantik yang ekonom dan pengusaha sukses. Tapi sebagian besar anak muda China mengenalnya bukan karena dia pengusaha sukses tapi karena kerendahan hatinya yang setiap hari melalui sosmed ( QQ) memberi inspirasi kepada jutaan anak muda china untuk berani melewati hidup sebagai wiraswasta. Tanpa terkesan menggurui dia memperlihatkan masa depan sebagai pengusaha, dan jalan yang harus ditempuh. Zhang Xin tidak sendiri ada banyak pengusaha China yang tampil di Medsos menjadi mentor banyak orang untuk mencerahkan setiap kebijakan pemerintah. Mereka tidak memuji pemerintah tapi mereka meyakinkan semua orang bahwa pemerintah berniat baik dan jalan untuk hari esok yang lebih baik sedang ditapaki, maka kerja keras dan rasa kebersamaan adalah mutlak.

Seorang teman yang juga pengusaha IT mengatakan kepada saya bahwa medsos di china digunakan oleh banyak pengusaha untuk lebih dekat kepada masyarakat. IT yang melahirkan media sosial menjadi trend baru untuk berbagi pengetahuan dan semangat. Ketika teknologi komunikasi hadir didalam genggaman anda, dan dunia menjadi begitu kecilnya, saya rasa anda terlalu angkuh kalau anda tidak punya waktu untuk menjangkau semua orang. Kadang orang tidak butuh uang anda tapi dengan semangat anda, pengetahuan anda, orang lain terinspirasi dan punya power untuk bergerak menyelesaikan masalahnya sendiri, demikian kata teman saya.

Kewirausahaan di Cina adalah sesuatu yang berbeda dengan yang ada di dunia Barat atau di negeri kita. Semangat wirausaha lahir dari kampus terbaik dengan mahasiswa terbaik.Mereka sadar sebagai elite terbaik china yang harus memberikan sumbangan berarti kepada negara dan bukan menjadi beban negara. Mereka hadir mengisi kekosongan produksi dari sistem negara komunis. Lip-Bu Tan, West Coast Venture Capital terkemuka, mengatakan ciri-ciri utama pengusaha di China adalah “kerendahan hati, kesabaran, kemauan untuk belajar, dan komitmen total untuk bisnis.” Hal ini berbeda jauh dengan gaya pengusaha Barat ( mungkin sebagian pengusaha indonesia ) yang doyan dipuja lewat publikasi , eksklusif dan arogan, bahkan IT yang melahirkan komunikasi tanpa batas tetap membuat mereka berjarak secara batin dengan masyarakat. Medsos berupa Tweet, atau FB diserahkan kepada asistennya.

Di China seminar Bisnis dan motivasi sudah jarang sekali dilakukan karena semua dilakukan lewat medsos. Semua walikota punya akun QQ dan lewat medsos mereka menggunakan waktu sarapan paginya atau istirahat siangnya untuk berinteraksi dengan publik, ya seperti yang dilakukan oleh Kang Emil di Bandung. Pengusaha dan pejabat adalah elite bangsa dan tidak ada alasan mereka berjarak dengan rakyat ketika IT menyediakan media sosial untuk berbagi, kecuali rasa empati sudah mati didalam hati…

Facebook Comments

Continue Reading

Ragam Berita

6 Quotes Inspiratif Helen Keller, Bukti Kekurangan Bukanlah Halangan

Published

on

Fakta99.com – Hellen Keller, tentu kalian mengenal sosok perempuan satu ini. Salah satu penulis dan tokoh kemanusiaan terbesar abad ke-20. Hellen Kelller adalah sosok yang mendobrak batasan dirinya dan pandangan negatif orang lain.

Di balik kekurangan dirinya yang buta dan tuli, ia berhasil mengatakan kepada dunia bahwa semua manusia yang terlahir memiliki kelebihan masing-masing. Karyanya yang cukup terkenal adalah autobiografinya berjudul Story of My Lifeyang diterbitkan pada tahun 1903.

Tentu banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari seorang Hellen Keller. Di bawah ini ada beberapa quotes inspiratif yang membuktikan bahwa kekurangan bukanlah halangan untuk berbuat kebaikan dan berkarya.

1. Hal-hal terbaik dan terindah di dunia tidak dapat dilihat atau bahkan disentuh. Mereka harus dirasakan dengan hati

“The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched – they must be felt with the heart”

Hellen Keller adalah salah satu orang yang paham arti dari kekurangan yang ia miliki. Walaupun buta dan tuli, ia tetap berjuang. Ia juga belajar bagaimana cara memandang dunia di tengah kegelapan yang menyelimuti. Dan salah satu kuncinya adalah rasakanlah dengan hati maka kamu dapat melihat keindahan di dalamnya.

2. Optimisme adalah keyakinan yang mengarah pada pencapaian. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa harapan dan kepercayaan diri

“Optimism is the faith that leads to achievement. Nothing can be done without hope and confidence”

Awalnya Hellen Keller merasa kesulitan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme. Melihat kondisinya yang berbeda dibanding orang lain. Tentu hal tersebut menjadi tekanan tersendiri. Namun ia tetap berjuang dan pada akhirnya dari proses panjang dengan menumbuhkan sisi optimisnya ia telah berhasil menjadi seorang Hellen Keller yang sekarang.

3. Toleransi adalah karunia pikiran terbesar, itu membutuhkan upaya pemikirian yang sama ketika menyeimbangkan diri saat bersepeda

“Toleration is the greatest gift of the mind; it requires the same effort of the brain that it takes to balance oneself on a bicycle.”

Hellen Keller sangat peduli terhadap toleransi. Ia menyebut toleransi layaknya seseorang yang bersepeda, perlu diseimbangkan. Hal tersebut tentu menyinggung kondisi masyarakat yang memandang sebelah mata orang-orang yang mengalami disabilitas. Padahal kenyataannya mereka juga memiliki banyak potensi seperti orang-orang lainnya.

4. Banyak orang yang salah paham tentang apa yang merupakan kebahagiaan sejati. Itu tidak dicapai melalui kepuasan diri tetapi melalui kesetiaan untuk tujuan yang layak

“Many persons have a wrong idea of what constitutes true happiness. It is not attained through self-gratification but through fidelity to a worthy purpose.”

Banyak orang yang mencari kebahagiaan dan kekayaan dengan berbagai cara. Tidak peduli baik atau buruk yang penting dirinya bahagia. Hellen Keller beranggapan kebahagiaan sejati tidak untuk dirasakan seorang diri. Tapi juga dengan tujuan untuk membantu sesama.

5. Ketika kita melakukan yang terbaik yang kita bisa. Kita tidak pernah tahu keajaiban apa yang terjadi dalam kehidupan kita, atau dalam kehidupan orang lain

“When we do the best that we can, we never know what miracle is wrought in our life, or in the life of another.”

Melakukan yang terbaik dan sungguh-sungguh telah dibuktikan seorang Hellen Keller. Ia bisa melakukan banyak hal dengan etos tersebut. Tidak hanya berguna bagi dirinya, tapi juga bisa menginspirasi orang lain.

6. Perguruan tinggi bukan tempat untuk mencari ide
College isn’t the place to go for ideas.”

Kalimat ini cukup kontroversial memang. Seperti yang ia tulis di autobiografinyaStory of My Life. Hellen Keller memandang bahwa dunia perkuliahan bukan tempat untuk mencari ide yang baik.

Walaupun begitu ia menjelaskan bahwa dunia perkuliahan adalah tempat yang cocok untuk belajar sejauh mungkin dan menggali ilmu dari orang yang sangat pintar. Menurutnya sebuah ide dan inspirasi dapat ditemukan dimana saja tidak terbatas hanya disitu

Facebook Comments

Continue Reading

Iklan

Trending