Connect with us

Banten

Panorama Wisata Bukit Cariyang Mancak Kabupaten Serang

Published

on

Fakta99.com – Tidak mesti jauh-jauh kebogor selain macet-macetan dan butuh biaya besar untuk menuju wisata yang berada di bogor. Bukit Cariyang yang berada diwilayah Kabupaten serang Banten ini tidak kalah kerennya dalam hal pemandangan dan kesejukan alamnya yang masih alami.

Bukit Cariyang memiliki ketinggian 530 Mdpl, jadi lumayan tinggi, melihat panorama dari puncak Cariyang disuguhkan pemandangan yang cukup indah dan maaih alami.

Selain indah pemandangannya dan sejuk Bukit Cariyang dapat sijadikan lokasi Camping, dilokasi tersebut ada lokasi cukup luas untuk temapt ngcamp.

“dibukit Cariyang juga bisa ngecamp layaknya di gunung-gunung pendakian, karena cukup luas juga lapangan nya” ungkap Sevtyan pada fakta99.com selasa, (10/07/18) salah satu wisatawan yang pernah berkunjukng ke temapt wisata bukit cariyang.

Bagi yang hobi naik Gunung, Bukit Cariyang sudah tepat untuk dikunjungi. Selain itu temapt tersebut juga cocok untuk weekend bersama keluarga tanpa perlu lelah letih menaiki puncak gunung yang tinggi.

“Pokoknya cocok deh buat yang hobi naik gunung, untuk liburan bareng keluarga, apalagi bareng pacar” katanya.

Untuk menuju ke puncak gunungnya di perlukan jarak tempuh 500 m, dari ujung kampung, yang dimana ujung kampung ini tempat memarkirkan kendaraan, lebih tepatnya Kp. Bulakan Ds. Cikedung Kec. Mancak.

Menikmati keindahan alam dari ketinggian tentunya dapat membuat kita lebih bersyukur dan menjadi lebih nyaman.

Di atas bukit cariyang tetsedia seduhan bebrapa minuman hangat yang siap kamu seruput.
Indahnya pemandangan dari atas bukit, membuat kita merasa terbayarkan rasa lelah ketika menujui lokasi. Kocak Sefvtyan

Tidak jauh dari lokasi Bukit Cariyang bagi yang pernah di daerah sekitar ini pun ada curug Warijan dengan ketinggian 7-8 meter yang jaraknya tidak begitu jauh, dimana bisa kamu hampiri dan tentunya melepas penat saat menanjak dan menuruni bukit Cariyang.

Facebook Comments

Pariwisata

Gempa, Siti Noviyanti Dokter Cantik Asal Banten, Lo Dah Ngapain Untuk Indonesia

Published

on

Fakta99.com – Siti Noviyanti Dokter Muda Cantik kelahiran 16 Noveber 1992 Asal Banten bersama relawan Turun Tangan Untuk Indonesia. Cap sindirian “Lo Dah Ngapain Untuk Indonesia” dalam kaos yang dikenakannya itu sebagai kritikan bahwa kita sudah berbuat apa untuk negeri ini.

Doc. Fotto Pribadi

Menurut Siti Novianti, Di saat kita tidur dengan tenang tapi tidak dengan saudara-saudara kita di lombok. Mereka keluhkan cemas, sakit kepala, diare, batuk pilek. Namun harapan untuk sembuh dan kembali kesedia kala itu tetap ada. Ungkap Dokter Novi pada fakta99.com. Minggu, (12/08/2018).

Doc. Fotto Peribadi

Para korban yang terkena reruntuhan terpaksa di baringkan di luar menggunakan terpal dikhawatirkan ada gempa susulan. Tutur Dokter Siti Novianti yang biasa disapa akrab Ovi kelahiran Bojonegara Kab.Serang Banten ini.

Doc. Fotto Pribadi

Dalam dua pekan ini kurang lebih sudah 400 kali gempa susulan.

Doc. Fotto Pribadi

Keadaan sangat memperihatinkan bantuan-bantuan dari pihak manapun sangat dibutuhkan disni, Khususnya Logistik, Obat-obatan dan alat medis. Katanya

Doc. Fotto Pribadi

Saat ini (Ovi), lanjut Menuju lombok utara timnya akan menyisir membawa logistik dan obat2an menuju lokasi yang belum tersentuh bantuan. Tungkasnya

Hal yang sama disampaikan oleh BMKG yang dikutip dari BBC News “Lebih dari 400 gempa susulan tercatat terjadi setelah gempa 6,9 SR yang mengguncang Lombok pada Minggu (05/08) lalu. Namun sampai kapan gempa susulan terjadi dan apa yang dapat dilakukan warga untuk menghadapi guncangan-guncangan susulan ini?”.

Kebanyakan gempa susulan yang terjadi tak besar, terasa hanya seperti getaran atau goyangan kecil.

Namun satu gempa susulan pada Kamis (09/08) kembali mengguncang Lombok, dengan kekuatan 6,2 SR menambah kerusakan di pulau wisata yang sudah hampir lumpuh itu.

Sejauh ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal 321 orang dan yang mengungsi lebih dari 270.168 jiwa. Ribuan bangunan rusak.

Berapa banyak lagi gempa susulan akan terjadi dan apa yang sebaiknya dilakukan warga? Inilah sejumlah hal perlu Anda ketahui tentang gempa susulan.

Sampai kapan?

Gempa susulan diprediksi BMKG masih akan terus terjadi selama tiga hingga empat minggu ke depan, seperti diungkapkan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mataram, Agus Riyanto.

Namun prediksi ini dapat berubah kembali – setelah sebelumnya diperkirakan berlangsung selama dua minggu – tergantung data gempa susulan yang dikumpulkan BMKG yang dievaluasi setiap tiga hari.

Facebook Comments

Continue Reading

Pariwisata

Korban Gempa Lombok NTB Sudah 10 Orang Meninggal, Ada Warga Malaysia

Published

on

Fakta99.com – Gempa yang mengguncang kawasan Lombok NTB Korban jiwa hingga kini terus bertambah. Hingga pukul 09.45 WIB tercatat sudah 10 orang tewas akibat gempa itu.

Gempa dengan kekuatan 6,4 Skala Richter mengguncang wilayah Lombok, Bali, dan Sumbawa pada Minggu, 29 Juli 2018 pukul 05.47 WIB telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak gempa yang terus bertambah. Petugas BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana, relawan terus melakukan penanganan darurat.

Hingga Minggu pagi, 29 Juli 2018 pukul 09.45 WIB tercatat dampak gempa menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 40 orang luka, dan puluhan rumah rusak. Diperkirakan dampak gempa akan bertambah mengingat pendataan masih berlangsung dan belum semua lokasi terdata.

BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat, korban terbanyak terdapat di Kabupaten Lombok Timur, yakni delapan orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, 10 orang luka ringan, dan puluhan rumah rusak. Dari delapan korban meninggal terdapat satu orang warga negara Malaysia.

Identitas korban meninggal dunia, Isma Wida, perempuan berusia 30 tahun, Warga Negara Malaysia, Ina Marah, perempuan, 60 tahun, Ina Rumenah, perempuan, 58 tahun, dan lima orang meninggal dunia dalam pendataan identitas oleh petugas.

Di Kabupaten Lombok Utara terdapat dua orang meninggal dunia, dan 13 orang luka-luka dirawat di Puskesmas Senaru, dan tujuh orang di Puskesmas Bayan.

Gempa susulan juga masih terus berlangsung. Hingga pukul 09.20 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 66 kali gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil dan tidak berpotensi tsunami.

“Ini adalah hal yang alamiah di mana setelah terjadi gempa besar, akan diikuti oleh gempa-gempa susulan yang lebih kecil dalam rangka mencari keseimbangan sistem lempeng atau sesar yang ada,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui rilis yang diterima VIVA, Minggu, 29 Juli 2018.

Facebook Comments

Continue Reading

Banten

Laka Lantas Jln Raya Serang Cilegon Banten Korban Meninggal Dunia

Published

on

Fakta99.com – Telah terjadi Laka Lantas pada tanggal 24 juli 2018 pukul 07.10 Wib antara R2 dengan R4 di Jln. Raya Serang Cilegon tepatnya kp.plamunan ds.plamunan Kec. Kramatwatu Kab. Serang.

Korban meninggal dunia ini identitas korbar:

Identitas Pengemudi R2 : Honda C-BR
B-4624-NCZ
Merek : Honda
N : Bagus eka atmaja
U : Tanggerang 23-08-1993
P : Mahasiswa
A: Jl.danau tambingan I no.16 rt/rw 006/020 ds.bencongan kex.kelapa dua.
Luka : Md (Meninggal Dunia)

*identitas pengendara R4
Toyota Agya
No Pol : A-1018-VQ
N :Munawar
U : 52thn
P : wiraswasta
A :kaplink blok f no 127 kel.ciwaduk kota cilegon
Luka :-

Kronologis :
– kendaraan Honda cbr berjalan dari arah serang menuju cilegon, R4 agya dari arah cilegon menuju serang keterang saksi bahwa motor tersebut oleng dan menabrak mobil Agya yang sedang berjalan dari arah cilegon. Masyarakat melaporkan kejadian kepolsek keramat watu pukul 07.10 Wib dan anggota piket lantas mendatangi TKP.

Untuk Kejadian Laka Lantas tersebut sudah di 87 Laka Lantas Polres Serang Kota ditrima Bripda Umam

Tindakan yang dilakukan
– cek korban
– mendatangi tkp
– mencatat saksi
– mengamankan barang bukti.
– dan melaporkan kepada pimpinan.

Demikian untuk sementara yang bisa dilaporkan dan perkembangan informasi yang di dapat dari lapangan.

Vidio kiriman Warga:

Facebook Comments

Continue Reading

Iklan

Trending